ARTIKEL GILAMOLOGI

Assalamulaikum Wr.Wb… اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

BERAT/MASSA MATERI (ZAT/SEL) ALAM SEMESTA SELALU SAMA?

(Gilamologi Sebuah Kajian Alternatif Filsafat Bebas)

By: Filsuf Gila

Bismillahhirohmanirohim… بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya,”

(Al Hajr 22;8)

"Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya?"

(Al Anbiyaa 21;10)

“Ini lah (Qur’an) pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang sungguh-sungguh meyakininya."

(Al-Jathiya 45: 20)

“Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.”

(Injil 1 Tesalonika. 5:21)

“Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu laku-kan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.” (Ulangan 12:32)

ISLAM AJARAN TAUHID

ISLAM AJARAN TAUHID
"Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia". (Al Ikhlas 112;1-4)

Selasa, 03 Mei 2011

Debat Singkat Kerusakan Kitab Kejadian 6 (JILID 51 Hal 296-301)

Debat Singkat Kerusakan Kitab Kejadian (6)
Kajian dan perdebatan Kitab Kejadian memang semakin banyak menarik perhatian. Terlihat pada statistik kunjungan di blog bahwa topik ini menarik untuk dikaji. Menarik karena ini berada pada halaman pertama Alkitab Injil dan Kitab Kejadian yang diklaim sangat ilmiah, sistimatis dan penuh ajaran. Benarkah demikian?
Tapi pada saat saya membuat account Facebook (2 mei 2011), serta mengundang teman-teman debat di milist, luar biasanya pada tanggal 3 Mei 2011 dengan resmi saya di Banned oleh FB. He3x…umurnya cuma 1 hari. Mungkin tidak lama lagi web saya akan di banned. Jadi bagi umat Muslim, cepat-cepatlah bacan web saya dan dengan ijin saya untuk secepatnya menyebarkan ke rekan-rekan Muslim (dengan catatan: tampilkan sumbernya yah).
“Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu): "Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia, dan jangan kamu menyembunyikannya," lalu mereka melemparkan janji itu ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah buruknya tukaran yang mereka terima.” (Al Imran 3;187)
Melihat banyaknya pembaca yang tertarik, maka saya mencoba untuk menemukan kajian mengenai Kitab Kejadian ini pada search enggine Google dan saya akan mencoba menanggapi dari kajian Gilamologi. Walaupun ini bukan debat secara langsung seperti jilid sebelumnya, tetapi minimal dapat memberikan wawasan baru buat pembacanya. Nanti saya akan mencoba menanggapi pada bagian-bagian yang akan saya tanggapi, khususnya yang saya beri tanda Bold pada tulisannya.
Ini yang saya dapatkan:
Makna Teologis Penciptaan Alam Semesta dan Manusia 
Oleh: Bernat Siregar, M.Th
A. Pengantar
Kitab Kejadian merupakan kitab yang sangat penting. Kitab ini memiliki pengaruh yang sangat besar dalam rekonstruksi iman orang percaya karena bersentuhan dengan teori-teori ilmiah dan mitos-mitos penciptaan yang hampir dimiliki oleh semua agama-agama dunia. Kitab Kejadian memberi informasi yang sangat penting tentang asal-usul segala sesuatu, termasuk penciptaan manusia.

Pada paragraf awal tulisannya saja Gilamologi sudah tidak sepaham. Dimana teori ilmiah dan mitos Alkitab Injil hendak dipersamakan dengan Kitab lain, khususnya Alquran. Dan catatan penting pada paragraf diatas bahwa Kitab Kejadian adalah “Kitab yang sangat penting”.
Kitab Kejadian 1 dapat disebut kidung pujian yang sangat indah untuk memuliakan Allah, Sang Pencipta. Bagian ini mendorong setiap insan yang percaya untuk memuliakan Allah melalui puji-pujian. Melalui harmoninya yang teratur, rasio kita dipacu untuk memikirkan Allah sebagai Sumber dan Pemelihara segala sesuatu. Dalam pasal ini, ditunjukkan kepada kita tempat manusia yang patut di dalam tujuan agung Allah yang mencakup seluruh ciptaan-Nya.

Lihat kata yang di Bold pada paragraf diatas, penulis mengajak kita untuk menggunakan rasio. Artinya kita akan mengkaji dengan logika yang tepat dalam menterjemahkan dan menafsirkan Kitab Kejadian.
Pasal ini memiliki kedudukan yang strategis dalam satu kesatuan tema sebelas pasal pertama Kitab Kejadian (1—11), yakni pengungkapan keagungan Tuhan sebagai Pencipta dan Pemelihara segala sesuatu. Sebelas pasal pertama Kitab Kejadian ini memiliki tema yang mirip dengan mitos-mitos penciptaan. Latar belakang bagian terbesar Kejadian 1—11 adalah tanah dan kebudayaan Mesopotamia (disebut Babel; dan sekarang disebut Irak). Hal itu teracu dalam Pasal 2 yang menyebut sungai Tigris dan Efrat. Inilah Irak modern. Kej. 11:1-9 menyebutkan tanah Sinear, nama lain bagi negeri yang sama dengan Mesopotamia. Karena itu, tidak mengherankan apabila tema Kejadian 1—11, khususnya urutan puisi dalam pasal 1, mirip dengan cerita-cerita dari Mesopotamia tentang penciptaan. Misalnya, Riwayat Atrahasis (dikarang kira-kira 1600 SM) menceritakan tentang penciptaan dunia (bnd. dengan Kej. 1) dan suatu air bah yang besar (bnd. dengan Kejadian 6).

Penulisan dan kajian paragraf diatas hampir mirip dengan kajian Ir.Stanley yang mencoba mengkaji Kitab Kejadian dengan sajak suku Miao. Dan secara tidak sadar penulis menuliskan bahwa tema Kitab Kejadian sama dengan mitos-mitos penciptaan.
Suatu karya dari Babel yang lebih kemudian, Enuma Elish, juga menceritakan tentang penciptaan, yakni mulai dengan roh ilahi dan dunia yang belum berbentuk dan kosong. Cerita ini ditujukan untuk memuliakan ilah utama Babel, yakni Marduk, yang mengalahkan naga raksasa dari samudera, namanya Tiamat. Dalam karya ini dikisahkan, mula-mula terang muncul dari para ilah, lalu langit, tanah yang kering, benda-benda penerang, dan pada akhirnya diciptakanlah manusia. Sesudah itu, ilah-ilah istirahat dan bersukaria.
Cerita-cerita itu mungkin telah diketahui oleh umat Allah. Akan tetapi, kendati ada kesamaan antara Riwayat Athrahasis dan Enuma Elish dengan kisah penciptaan dalam Kejadian 1, namun ditemukan ciri khas yang sangat berbeda, yakni sifat pujian dan pengagunan kepada Tuhan. Ada pra-anggapan bahwa Kejadian 1 merupakan usaha menolak mitos-mitos penciptaan tersebut dengan memberi ciri teologi yang khas dan mutlak berbeda dengan ajaran teologis mitos-mitos tersebut.

Ada ketidaktelitian benang merah kajian penulis dalam membuat pengantarnya. Di awal beliau katakan bahwa ada kemiripan Kitab Kejadian dengan mitos-mitos penciptaan, tetapi disisi lain dia mengatakan mutlak berbeda, mana yang benar?
Perbedaan yang sangat khas antara kisah penciptaan menurut Kitab Kejdian 1 dengan kisah Enuma Elish dijelaskan oleh David Atkinson sebagai berikut. Pertama, Enuma Elish menyebut banyak ilah, sedangkan Kejadian 1 memberitakan monoteisme (bnd. Mzm. 82), hanya ada satu Allah. Kedua, dalam kisah Enuma Elish dikatakan  bahwa keberadaan roh ilahi maupun materi kosmik adalah sama-sama kekal, sedangkan Kejadian 1 memberitakan bahwa Allah benar-benar lain dari segala yang diciptakan-Nya dan keberadaannya mutlak bergantung kepada-Nya. Ketiga, dalam Enuma Elish: matahari, bulan, bintang-bintang, dan naga raksasa dari samudera dianggap ilah yang berkuasa, sedangkan dalam paparan Kejadian 1 bahwa semuanya itu melulu makhluk ciptaan. Keempat, Enuma Elish (dan pada umumnya kisah penciptaan dari Mesopotamia) mengatakan bahwa terang muncul dari para ilah, sedangkan Kejadian mengatakan Allah menciptakan terang dengan kuasa firman-Nya. Dengan demikian, dapat disimpulkan, walaupun cerita-cerita Babel/Mesopotamia dan Kejadian memiliki persamaan tema, amanat teologisnya sangat jauh berbeda. Kejadian memuji Allah sebagai Pencipta segala sesuatu, memberi hidup, memelihara, dan memuliakan kehidupan manusia, sedangkan kisah-kisah penciptaan Babel hanya menempatkan manusia sebagai penyedia makanan bagi para dewa.

Perhatikan paragraf diatas, penulis berusaha menjelaskan perbedaan antara Kitab Kejadian dengan mitos-mitos. Tetapi diawal pengantar beliau dengan bangga menunjukan bahwa ada kesamaan tema antara Kitab Kejadian dengan mitos-mitos penciptaan. Ada sebuah kontradiksi penilaian didalam pengantar ini, dimana sebuah persamaan adalah memiliki persamaan substansinya, walaupun ada perbedaan tulisan. Bukannya persamaan tetapi mengandung perbedaan pada substansinya, ini Kesesatan dan Penyesatan Logika namanya.
“Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.” (Al Imran 3;186)
Apakah boleh saya mempersamakan tema terjadinya Gunung Tangkuban Perahu (Sangkuriang dan Dayang Sumbi) yang merupakan bagian dari Bumi sebagai persamaan bagi penciptaan Allah SWT, tetapi berbeda secara teologi? Aneh!!!
Dalam penjelasan Henry M. Morris, istilah kejadian (genesis) memiliki makna yang sama dengan asal-usul (origin), dan Kitab Kejadian 1 menjelaskan enam asal-usul yang sejati dan dapat dipercaya tentang alam semesta (universe) dan kehidupan yang ada di dalamnya, antara lain: (1) kejadian alam semesta, (2) keteraturan dan kompleksitas, (3) sistem tatasurya (solar system), (4) atmosfer dan hidrosfer, (5) kehidupan  di muka bumi, dan (6) penciptaan manusia. Pasal yang lain setelah Kejadian 1, memaparkan tentang berbagai asal-usul, antara lain: (1) pernikahan, (2) kejahatan, (3) perkembangan bahasa, (4) pemerintahan, (5) kebudayaan, (6) bangsa-bangsa, (7) agama, dan (8) umat yang terpilih. Kitab Kejadian berada dalam realitas dasar dari semua sejarah, termasuk perkembangan sains dan filsafat.

Pemaparan dan klaim yang cukup berani disampaikan penulis untuk kita buktikan, apakah Kitab Kejadian berada dalam realitas dasar dari semua sejarah, termasuk perkembangan sains dan filsafat? Apakah artinya bahwa Kitab Kejadian merupakan sumber dari sumber ilmu pengetahuan tentang penciptaan alam semesta? Nanti kita buktikan lagi.
Banyak teka-teki tentang dunia yang tak terpecahkan dan tak kunjung terpecahkan. Kitab Kejadian tidak menerangkan semuanya karena Alkitab bukanlah kitab (kronologi) sejarah dan acuan data-data ilmiah. Ia hanya menjelaskan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu secara sistematis dan teratur hingga diciptakan-nya manusia sebagai mahkota atas semua ciptaan-Nya. Kejadian tidak mempersoalkan (detail-detail) bagaimana Allah menciptakan alam semesta serta detik-detik proses penciptaan tersebut. Misteri penciptaan ini  barangkali terbatas pada penalaran sains yang secanggih apapun sehingga tidak ada alasan bagi manusia untuk tidak mengagumi Sang Pencipta.

Kembali sang penulis terjebak kontradiksi logikanya yaitu kalimat yang mengatakan “Kitab Kejadian berada dalam realitas dasar dari semua sejarah, termasuk perkembangan sains dan filsafat” dengan kalimat “Kitab Kejadian tidak menerangkan semuanya karena Alkitab bukanlah kitab (kronologi) sejarah dan acuan data-data ilmiah”. Jadi mana klaim yang sebenarnya akan disampaikan?
Dan pada kalimat kedua yang di Bold, hal ini dapat menjadi acuan dan jawaban bagi Ir. Stanley bahwa umat Kristen selalu mengklaim bahwa Kitab Kejadian itu “sistimatis dan teratur”.
Kejadian 1 memiliki kesatuan yang utuh hingga Kejadian 2:4. Bagian ini menggambarkan  tentang penciptaan awal.

Perhatikan kembali klaim yang menyatakan bahwa Kitab Kejadian 1 memiliki kesatuan yang utuh, sehingga tidaklah salah jika kajian Gilamologi saya mengkaji dan membuktikan kerusakan sistimatikanya.
B. Analisis
1. Bagian Pendahuluan: 1:1-2
Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
a. Penciptaan langit dan bumi: dari yang tidak ada menjadi ada
Kejadian 1:1 memiliki kedudukan yang sangat penting dalam keseluruhan pasal 1, karena merupakan rangkuman dari rangkaian penciptaan yang dituturkan dalam ayat-ayat berikutnya. Frase  “pada mulanya” (merupakan pernyataan atau gagasan penegas yang berdiri sendiri. Menurut Donald Guthrie, et al., dalam bukunya Tafsiran Alkitab Masa Kini 1: Kejadian–Ester, jika pada mulanya merupakan awal atau kesimpulan dari seluruh tahap penciptaan, maka ayat ini bisa dbaca atau berfungsi sebagai judul. Maka, Allah menciptakan memaksudkan penciptaan yang mutlak dari yang tidak ada menjadi ada (ex nihilo). Kata kerja menciptakan, dalam teks aslinya adalah bara, dipakai hanya bila suatu tindakan adalah tindakan ilahi, dan hasilnya adalah baru sama sekali atau baru secara ajaib. Menurut David Atkinson, kata kerja bara juga menekankan kebebasan dan kekuasaan Allah. Dalam penafsiran ini, langit dan bumi yang diciptakan Tuhan dipandang dalam keadaan yang terdini, yang belum sempurna, namun sebagai suatu totalitas, suatu keseluruhan. Allah menciptakan langit dan bumi dari yang tidak ada menjadi ada tanpa kesukaran karena Ia mutlak bebas dan tidak terbatas dalam kedaulatan-Nya.

Kata-kata yang di Bold ditegaskan oleh penulis bahwa Allah tidak sama dengan ciptaanNya . Kita akan lihat nanti apakah perilaku Allah dalam Kitab Kejadian ini sama dengan mahluknya atau tidak?
Kejadian 1:1, sebagai pendahuluan Kitab Kejadian, menekankan kebebasan mutlak Allah untuk menciptakan hal-hal yang tidak ada sebelumnya (creatio ex nihilo). Kitab Kejadian menentang gagasan mitos-mitos Babel, bahwa benda (materi) sama kekalnya dengan Allah; tidak ada sesuatu apa pun  yang keberadaannya kekal kecuali Allah. Allah tidak tergantung pada keberadaan benda-benda seperti dalam pemahaman panteisme. Justru sebaliknya, segala sesuatu (semua benda/materi) bergantung pada Allah. Allah berkuasa mengadakannya dan sekaligus juga meniadakannya. Oleh karena itu, semua ciptaannya harus takhluk dan bersembah sujud kepada-Nya.

Sekali lagi hal menggelikan terjadi. Jika penulis ingin mengatakan bahwa Kitab Kejadian menentang mitos-mitos penciptaan, mengapa pada pengantar menyampaikan persamaan dengan mitos-mitos penciptaan? Apakah kata di kata pengantar diharapkan akan memancing umatnya untuk percaya bahwa Kitab Kejadian adalah sumber yang dapat dipercaya sebagai ilmu pengetahuan?
Berdasarkan paparan di atas, dengan mengatakan bahwa Allah menciptakan langit dan bumi, muncul sebuah gagasan bahwa alam semesta terbuka bagi Allah; alam semesta terbuka bagi kemungkinan-kemungkinan baru, terbuka untuk diubah menjadi wilayah kemuliaan-Nya. Kejadian alam semesta, yang diringkaskan dalam sebuah ayat pendek dalam Alkitab, akan tetap menjadi misteri bagi siapa pun juga, baik bagi para teolog, filsuf, maupun saintis.

Kalimat yang di Bold pada paragraf diatas sepertinya upaya penulis yang putus asa dalam menjelaskan atau hendak menyataan bahwa Kitab Kejadian tidak dapat dikaji secara ilmiah. Kita lanjutkan pada jilid berikutnya.
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (Al Imran 3;185)
“Inikah Tanda-tanda Kebesaran (Keberadaan) Allah?”
Semoga Hidayah Kebenaran Islam dari Allah SWT selalu bersama Anda.
Dan jika ada kesalahan tulisan..itu kesalahan saya sebagai Manusia Biasa.
“Katakanlah: "Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat". (Saba 34;50)
May Allah Bless Us/You (MABU)!!!

Bersambung Ke...JILID 52 Hal 301-307

Senin, 02 Mei 2011

Debat Singkat Kerusakan Kitab Kejadian 5 (JILID 50 Hal 291-296)


Debat Singkat Kerusakan Kitab Kejadian (5)
Para kaum Salibis dan Misionaris maupun Atheis gerah dengan apa yang ditulis oleh filsuf Gila. Mereka sudah tidak mungkin lagi memaki-maki Gila, karena saya sudah menyiapkan fasilitas dari awal sebagai Filsuf Gila. Jadi sebetulnya mereka tidak usah cape-cape mengatai Filsuf Gila sebagai orang gila.
“Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. Tidak ada do'a mereka selain ucapan: "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". (Al Imran 3;146-147)
Pada saat saya sedang sibuk dan tidak mengirimkan posting di email dalam jangka waktu yang cukup lama, tiba-tiba ada beberapa email masuk di milist dengan mengatasnamakan Bagas sekira/Filsuf Gila dengan tulisan yang seolah-olah menyerang Umat Muslim. Tapi bagi orang yang sudah sering membaca tulisan Filsuf Gila yang asli, maka sudah bisa ditebak gaya penulisan, ciri-ciri penulisan dan arah penulisannya berbeda dengan yang Palsu. Ini salah satu contoh email Bagas sekira/ Filsuf Gila Palsu dari sekian banyak tulisannya:
--- Pada Jum, 28/1/11, Bagas Sekira <filsuf_gila2an@ yahoo.co. id> menulis:
Dari: Bagas Sekira <filsuf_gila2an@ yahoo.co. id>
Judul: [hakekatku_00] Bukti Al-Qur'an adalah Karangan Nabi Muhammad
Kepada: hakekatku_00@ yahoogroups. com
Cc: praman.yudha@ yahoo.co. id
Tanggal: Jumat, 28 Januari, 2011, 12:47 AM
Bukti-bukti bahwa Mohammad hanya ngarang Qur’an bisa dilihat dari:
A.      Ide2 dan Doktrin2 dalam Qur’an:
1.       Kata2 agama Yahudi dalam Qur’an
2.       Pandangan tentang Doktrin2 Islam
3.       Hukum Moral dan Ibadah Agama
4.       Pandangan Hidup
B.      Kisah2 dan Legenda2 dalam Qur’an
Kata2 agama Yahudi dalam Qur’an:
1.       Tabut – kata yang berakhiran –ut merupakan kata asli agama Yahudi karena tiada kata Arab asli yang berakhiran –ut.
2.       Torah (Taurat) – wahyu illahi bagi kaum Yahudi
3.       Jannatu And – surga, taman Eden
4.       Jahannam (Gehinnom) – Neraka (berasal dari kata Lembah Hinnom tempat munculnya penyembahan berhala, sehingga kemudian kata Hinnom diartikan sebagai Neraka)
5.       Ahbar – guru
6.       Darasa – untuk mengerti maksud asli naskah agama melalui penyelidikan yang persis dan seksama
7.       Rabbani – guru
8.       Sabt – hari peristirahatan (Sabbath)
9.       Sakinat – kehadiran Tuhan
10.   Taghut – kesalahan
11.   Furqan – penebusan, penyelamatan
12.   Maun – pengungsi
13.   Masani – pengulangan
14.   Malakut – pemerintahan, hukum Tuhan
Pengambilan kata2 Yahudi merupakan bukti jelas bahwa kang Mamat tidak sanggup mencari kata yang tepat dalam bahasa Arab. Selain itu, Qur’an sarat dengan kata2 Aramaik dan Syria dan ini juga menyiratkan pencurian ide2 agama. Misalnya kata2 Swat
(bencana), Madina, Masjid (tempat ibadah), Sultan, Sullam (tangga), Nabi.
Doktrin utama Islam juga dipinjam dari agama Yudaisme, dan ini beberapa contoh yang paling jelas:
1.       KEESAAN TUHAN
2.       WAHYU YANG DITURUNKAN
3.       PENCIPTAAN
4.       TUJUH SURGA, TUJUH NERAKA
5.       HUKUM MORAL DAN IBADAH
6.       Aturan wudhu di Q 5:6 sama dengan aturan membersihkan diri di Berachoth 46
7.       Hukum nikah di Q 2:221 serupa dengan Talmud Kethuboth 40:1.
8.       Kisah-kisah dan Legenda-legenda KEESAAN TUHAN
Seperti yang telah ditulis dalam sejarah, keesaan Tuhan merupakan hal yang baru bagi kaum pagan Arabia. Meskipun begitu paham Tuhan yang esa dari Yudaisme yang tak kenal kompromi begitu mempesona Muhammad sehingga akhirnya dia pun berkhotbah tentang Tuhan yang Esa.

Upaya-upaya untuk menghentikan para pemikir Islam, (walaupun Filsuf Gila tidak menganggap dirinya seperti itu) berlangsung seru pada milist-milist. Upaya para Salibis dan Misionaris merasa terhambat akibat pemikiran-pemikiran umat Islam yang kritis dan logis. Mereka berupaya menghalalkan segala cara untuk menyebarkan ajaran sesatnya dan menghancurkan para penghambatnya. Salah satunya adalah meng-Character Assasination (membunuh karakter) Bagas Sekira (Filsuf Gila) dengan cara mem-Fake emailnya dan memposting tulisan seolah-olah itu dari Bagas sekira/Filsuf Gila yang asli. Apakah ini ketidakmampuan Kaum Slaibis dan Misionaris menghadapi tantangan pemikir Islam? Ataukah ini upaya penghambatan kaum Salibis terhadap upaya pembongkaran Kedustaan dan rekayasa Alkitab Injilnya dan Gerejanya?
“Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri.” (Al Imran 3;196)
Tetapi dari sudut pandang lain saya Filsuf Gila merasa beruntung juga dengan kejadian ini. Tulisan saya jadi lebih banyak dilihat orang. Hal ini terbukti dari berbagai macam tanggapan di Milist maupun di Web yang baru saya dirikan 2 bulan (akhir Februari 2011) yang lalu yaitu www.filsufgila2an.blogspot.com dikunjungi lebih dari 500 orang.
Web ini juga dibangun atas dasar untuk mencegah upaya-upaya meng-Fake kembali tulisan-tulisan Filsuf Gila. Setelah kejadian pemalsuan Bagas sekira/Filsuf Gila web itu dibangun. Ini persis seperti kasus 11 September (911), dimana umat Non Muslim berusaha merekayasa dan mempropagandakan seolah-olah Muslim adalah Teroris, malah justru sebaliknya sekarang diseluruh dunia orang-orang mulai mengkaji apa itu Muslim/Islam, karena dipromosikan oleh kaum Salibis/Misionaris sendiri.
“Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (Al iMran 3;145)
Untungnya para pemikir Islam juga tidak kalah hebatnya dalam memecahkan upaya licik dari kaum Salibis dan Misionaris. Upaya itu dibuktikan dengan cara membedah seperti dibawah ini:
Assalamualaikum wr.wb,
Tulisan ini dari Bagas Asli apa Bagas jadi2an? mari bersama2 kita buktikan dari potongan Mail header email ini.
--========== =
X-Spam-Status:         No, score=3.7 required=5.0 tests=DATE_IN_ FUTURE_12_ 24, DKIM_ADSP_CUSTOM_ MED,FREEMAIL_ FROM,NML_ ADSP_CUSTOM_ MED,T_TO_ NO_BRKTS_ FREEMAIL autolearn=no version=3.3. 1
X-Received:         from ariel.dnsanonym. com (sananda.dnsanonym. com [72.55.174.206] ) by eye.hawkmails. com (Postfix) with ESMTP id C31CC68D0342 for <hakekatku_00@ yahoogroups. com>; Thu, 27 Jan 2011 16:47:30 +0700 (WIT)
X-Received:         from [110.138.20. 155] (helo=Hanes- PC.mail.indoferm ex.com) by ariel.dnsanonym. com with smtp (Exim 4.69) (envelope-from <filsuf_gila2an@ yahoo.co. id>) id 1PiORr-0008PQ- UV for hakekatku_00@ yahoogroups. com; Thu, 27 Jan 2011 16:47:31 +0700
Message-Id:         <SAK.2011.01. 27.hrojntlghinke pmr@a.b.c>
X-Priority:         3
X-Mailer:         AnnoyMail (annoymail.homestea d.com)
--========== ========= ========= ========= ========= ===
dari melihat data diatas maka dapat diambil informasi penting:
Mail server pengirim: eye.hawkmails. com
Aplikasi MTA: posfix
Dikirim pada tgl dan waktu: Thu, 27 Jan 2011 16:47:30 +0700 (WIT)
Dari tersangka: [110.138.20. 155] (helo=Hanes- PC.mail.indoferm ex.com)
dari sini maka kita lacak IP tersangka = 110.138.20.115 dgn mencari informasi dari whois,
inetnum:      110.138.0.0 -  110.138.31. 255
netname:      TLKM_BB_INF_ 110_138
country:      ID
descr:        PT TELKOM INDONESIA
descr:        Menara Multimedia  Lt. 7
descr:        Jl. Kebonsirih  No.12
descr:        JAKARTA
admin-c:      AR165-AP
ternyata milik telkom, berarti si pengirim menggunakan layanan internet dari TELKOM. good..! jika ada rekan2 yg kenal dgn IT Telkom bisa minta bantuan untuk melacak.
next, ada info lagi, ternyata mail yang digunakan dari mail: mail.indofermex. com domain ini dimiliki oleh PT.Jaya Fermex situs: www.indofermex. com no tlp: 021-65310808 (hunting) fax : 021-65310811
hmm....
kalau kita analisa dari kiriman Bagas yang blm 180 derajat membelok alias asli berikut mail headernya:
--========== ========= ========= ========= ===
next, ternyata ada info lagi Hanes-PC.mail. indofermex. com, Hanes-PC adalah pc yg digunakan untuk mengirim email?? PC si Hanes ?? jadi si Hanes pelakunya? ini masih dugaan. 80% benar, kecuali ada yang main2 PC nya.
Okelah gak usah belat belit, mari kita bandingkan dengan postingan asli dari Bagas:
dengan judul email:hakekatku_ 00] HAL : 382 - 386 (JILID 73/REVISI) : ARTIKEL GILAMOLOGI by: Filsuf Gila
---========= ========= ========= ========= =========
X-Received:         from [115.178.12. 217] by tm3.bullet.mail. sg1.yahoo. com with NNFMP; 25 Jan 2011 12:57:44 -0000
X-Received:         from [127.0.0.1] by omp1002.mail. sg1.yahoo. com with NNFMP; 25 Jan 2011 12:57:44 -0000
X-Received:         (qmail 34871 invoked by uid 60001); 25 Jan 2011 12:57:44 -0000
Message-ID:         <463364.34268. qm@web77204. mail.sg1. yahoo.com>
X-YMail-OSG:         J0dCbu4VM1mq9yecQEE bgdD2WVolkpec34k thkhikFAQJaz fYCSK3a8xuBRgb_ nMFYwLI.Uo7ctK. zXNQNjns4EpxF4AC zrYKyuJ0Tm2s4L B3hxfcoXmtiJURXocKd AV2kIto0EBJi2MoS OpcMUsvWjhS7. Q1GY_ft5pO_ o Jb2Ti3AdJvL7. vqMQG0RsOLREkvUo MOkH_.v5SY60wSpH xvOYEUZSccqi3Y3 21GHwoVaTp2Ode9_ O
X-Received:         from [114.58.239. 127] by web77204.mail. sg1.yahoo. com via HTTP; Tue, 25 Jan 2011 20:57:44 SGT
X-Mailer:         YahooMailRC/ 555 YahooMailWebService /0.8.107. 285259
--========== ========= ========= ========= ========= ========= ===
dari sini maka dapat kita ambil informasi penting:
Alamat IP pengirim: 114.58.239.127
Dikirim melalui: web77204.mail. sg1.yahoo. com via HTTP
Waktu: Tue, 25 Jan 2011 20:57:44 SGT
dari alamat IP 14.58.239.127 whois:
inetnum:        114.58.128.0  - 114.58.255. 255
netname:        PERSONAL-3G- IM2-ID
descr:          INDOSATM2 Internet  Broadband  via 3G
country:        ID
tech-c:         IH71-AP
admin-c:        IH71-AP
ternyata Bagas Asli menggunakan IM2 modem 3G untuk internetan, berbeda.!
informasi web77204.mail. sg1.yahoo. com via HTTP menunjukan bahwa bagas asli menggunakan Webmail yahoo untuk mengirim emailnya, dgn buka browser.
Nah sangat berbedakan?
Untuk menindak lanjuti si pelaku, silahkan hubungi ke perusahaan PT Jaya Fermex dan cari yg menggunakan Harnes-PC, analisa ini menurut saya 80% kebenarannya.
Mudah2an bisa menjawab pertanyaan Pak Rudy dan Mas Silk tentang 'tumpangan' yaitu siapa sih orang yg bermental pengecut tsb.
Salam,
Jose Idris

Salam salut saya kepada Mas Jose Idris , yang mau meluangkan waktu untuk menyelidiki kejahatan Kaum Salibis, Misionaris maupun Ateis. Sebuah Profesionalisme yang bermanfaat bagi orang awam yang masih belajar dan tidak mengerti masalah IT. Kita harus siap siaga dalam menghadapi penghalalan segala cara umat lain yang tidak senang dengan umat Islam.
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (Al Imran 3;200)
Mereka lupa ilmu pengetahuan dan tehnologi sekarang sudah bekembang. Perkembanan ini bukan hanya dikembangkan oleh umat Muslim, tetapi oleh seluruh manusia. Cara-cara pembodohan, dogmatis dan doktrin dalam menyebarkan sebuah ajaran sudah tidak tepat waktu lagi alias ketinggalan jaman. Tingkat pendidikan manusia semakin berkembang. Akibat pendidikan, tingkat kekritisan manusia semakin meningkat. Sebuah ajaran manusia yang di Firmankan Allah secara murni adalah yang BERLAKU SEGALA JAMAN.
Jelaslah sudah bahwa ada Kitab suci yang benar-benar suci (Kebenaran Mutlak/ Firman Allah) dan ada Kitab suci yang mengandung Kebenaran relatif (pemikiran manusia). Jelaslah sudah bahwa kebenaran relatif tidak berhak menyandang nama sebagai sebuah Kitab Suci, karena kebenaran relatifnya dapat terbantahkan oleh sekedar ilmu pengetahuan manusia sekarang ini. Jadi anda mau percaya sebuah konsep Kitab suci yang mengandung kebenaran mutlak atau relatif?
“Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Allah menolong kamu dalam perang Badar dan memberi bala bantuan itu) untuk membinasakan segolongan orang-orang yang kafir, atau untuk menjadikan mereka hina, lalu mereka kembali dengan tiada memperoleh apa-apa. Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim.” (Al Imran 3;126-128)
“Inikah Tanda-tanda Kebesaran (Keberadaan) Allah?”
Semoga Hidayah Kebenaran Islam dari Allah SWT selalu bersama Anda.
Dan jika ada kesalahan tulisan..itu kesalahan saya sebagai Manusia Biasa.
“Katakanlah: "Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat". (Saba 34;50)
May Allah Bless Us/You (MABU)!!!

Bersambung Ke...JILID 51 Hal 296-301 

Minggu, 01 Mei 2011

Debat Singkat Kerusakan Kitab Kejadian 4 (JILID 49 Hal 287-291)

Debat Singkat Kerusakan Kitab Kejadian (4)
Setiap manusia memiliki kodrat yang sama. Setiap manusia mengharapkan Hidup yang Bahagia, Tuntunan Keselamatan, Penemuan Jati diri, Penghargaan, Pengakuan dan amal ibadah yang bermanfaat tentunya. Pengharapan itu dicari oleh setiap manusia, baik melalui ilmu pengetahuan, manusia bijak atau dari standar tertinggi sebuah Kitab Suci.
“Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Tuhanmu", maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji." (Al Imran 3;192-194)
Berkaitan dengan Pengharapan dan panduan kehidupan tersebut, maka salah satu caranya adalah dengan belajar dari Kitab Suci dan mengamalkannya. Pertanyaannya adalah, Kitab Suci mana yang benar Firman Allah dan memandu kepada kebaikan dunia dan akhirat? Ada kajian yang cukup bagus dari seorang Debater dan pemikir Muslim yang sudah lama malang melintang di dunia Milist, ini salah satu emailnya:

Kitab Suci (dr Allah)

Posted by: "*Alexander*" alexander.edbert@ymail.com

alexander.edbert@ymail.com

Fri Apr 29, 2011 4:34 am (PDT)

Tentu kita semua sdh mengetahui bhw di dunia ini byk skl buku yg disebut sbg kitab suci (KS), yg menjadi dasar suatu agama. Ada Weda, Baghavad Gita, Tripitaka, Alkitab, Al-Qur'an, dll.
Kita sbg manusia tentu mempunyai kebebasan utk memilih KS yg mana yg menjadi pegangan hidupnya. Tdk ada yg melarang atau memaksa utk memilih KS ttt, toh pd saatnya nanti kita akan memprtgg jwbkan pilhan kita msg2 itu. Namun, apakah saat ini kita tdk diberi kemampuan utk memilih mana KS yg baik dan benar itu? Mana KS yg bnr2 sempurna utk dijadikan sbg pegangan hidup? KS yg dtg dr Allah?
Tentu kita sbg manusia, yg dikaruniai akal budi (pikiran dan rasa), mempunyai kemampuan utk mengenal yg mana KS yg dtg dr Allah itu. Dan sbnrnya, caranya sgt mudah saja, mslhnya justru ada pd kemauan pd diri kita msg2.
Caranya adalah dgn mendasarkan pd tesis bhw KS yg dtg dr Allah itu hrs-lah sempurna, yg memenuhi kriteria2 sbb:
1.       Bahasanya indah dan santun
2.       Mengandung ajaran yg baik dan benar
3.       Selaras dgn fitrah dan ilmu pengetahuan
4.       Tdk tercampur dgn pikiran/karya manusia
5.       Mengandung hukum2 yg pstf, adil dan jelas
6.       Tdk mengandung kisah2 legenda, mitos atau hikayat
7.       Tdk tumpang tindih dan tdk mengandung pertentangan (konsisten)
8.       Tdk mempunyai versi2 yg berbeda
9.       Diturunkan dan ditulis dlm bahasa rasul-Nya.
Nah, paling tdk itulah kriteria2 yg hrs dipenuhi oleh KS yg baik dan benar, yg (pure) dtg dr Allah. Bbrp wkt lalu, saya hmpr saja terlibat debat dgn SBH utk mslh ini, namun ternyt tiba2 saja SBH menghilang entah knp dan entah kmn.
Skrg, dr sekian KS yg kita kenal, KS mana yg memenuhi kriteria2 tsb di atas?
Al-Qur'an, meski srg dituduh sbg KS buatan Rasulullah, KS yg isinya gak nyambung, KS yg menjiplak KS lain, dlsb, ternyt adalah satu2nya KS yg memenuhi seluruh kriteria2 tsb.
Dan krn ini adalah milis utk debat Islam dan Kristen, maka pertynnya adalah: apakah Alkitab jg bs memenuhi kriteria2 tsb??
Ternyt jwbnnya adalah: TIDAK! Bhkn tdk ada satupun kriteria yg dpt dipenuhi oleh Alkitab.
Kata Wiedya, bacalah Alkitab tanpa dibebani rumus2/praduga2 ttt dulu. Ok, saya ikuti sarannya Wiedya (yg sbnrnya sdh prnh saya lakukan belasan thn yl).
Ternyt, sblm saya buka Alkitab, saya sdh dihadapkan pd mslh: Alkitab versi mana dan edisi thn brp yg sebaiknya saya baca, mengingat byk skl jenis2 Alkitab, dan tiap versi/edisinya bs mengandung isi yg berbeda2 shg berpotensi utk menghasilkan pemahaman dan keimanan2 yg berbeda pula.
Baiklah, saya pilih Alkitab terbaru terbitan LAI thn 1997..
Ayat prtm, Kej 1:1, isinya normatif, dan akal budi saya bs menerimanya. Meski sedkt terselip kata tny, jd malaikat itu diciptakan stlh langit dan bumi y (?).
"Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi."
Ayat kedua, Kej 1:2, hmmm., ternyt pikiran saya sdh terusik, yaitu:
�) Kok sdh ada bumi, meski blm mempunyai bntk? Siapa yg menciptakan bumi itu dan kpn?
�) Kok sdh ada samudra? Siapa yg menciptakan? Dmn samudra itu berada? Di bumi atau dmn? Kpn?
�) Bila samudra itu sdh ada, apakah jg sdh ada daratan?
�) Kok disebutnya Roh Allah? Mengapa tdk disebut Allah saja? Apa mksdnya dan apa bedanya?
�) Mengapa melayang2? Memangnya Roh Allah itu gmn sih?
"Bumi blm berbntk dan kosong; gelap gulita menutupi samudra raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air."
Tentu dgn adanya pertyn2 itu, sayapun berusaha mencari tau, tp smp skrg blm ada jwbnnya. Buku2 tafsir Alkitab, Google, versi2 Alkitab yg ada, ternyt gak ada jwbnnya.
Justru makin mabok kalau membandingkan dgn Alkitab versi2 lainnya. Bbrp wkt yl, hmpr saja saya terlibat debat dgn sdr Edi Cass utk mslh ini, tp kemudian sdr Edi Cass lbh memilih tema yg lain.
Jd, adakah skrg di sini yg dpt menerangkannya kpd saya?
Jika tdk ada yg bs, lalu apakah keimanan thd Alkitab sbg KS yg baik dan bnr, yg dtg dr Allah, msh bs dipertahankan?
Itu baru membaca di awal Alkitab, blm kalau membacanya semkn jauh n semkn jauh lg. Ampuuun dah..
Umur manusia itu terbatas skl bro n sis. Suatu saat pst-lah mati. Nah, apakah kalau bro n sis mati pd suatu saat nanti itu bro n sis msh akan membw keimanan bhw Alkitab adalah KS dr Allah, dan justru mendustakan Al-Qur'an?
Isyaflah dan bertaubatlah dr kedustaan dan kemungkaran itu. Sesungguhnya Allah adalah Zat yg Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat.
Sincerely,
AEC

Saya termasuk kagum dengan tulisan-tulisan Bung Alex ini. Cara berpikir dan berdebatnya intelek, menunjukan seorang intelektual Muslim. Dari cara berpikir umat Islam yang berilmu pengetahuan, tampak perbedaan dalam menemukan kejatian dirinya dibandingkan umat lain. Dari kajiannya saya menemukan hal yang unik dimana kajian berpikirnya sama dengan apa yang saya pikirkan yaitu pertanyaan tentang halaman pertama Kitab Kejadian. Jika dari halaman pertama saja sudah mengandung kerusakan, bagaimana isi didalamnya?
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Al Imran 190-191)
Saya juga menemukan seorang muslim yang mengkaji dengan akal sehatnya dari alamat http://answering.wordpress.com

Davi berkata

April 20, 2010 pada 10:22 pm
~~Sebuah Agama secara Umum itu terbangun atas 3 hal : 1. Konsep Ke Tuhanan, 2. Para Rasul dan Nabi yg di utus 3. Kitab Suci yg diwahyukan. Semuanya harus di Test, di UJI!!!!
~Dalam Christianity : 1. Konsep ke Tuhanannya Christianity, di sepakati di Consili Nicea. Consili Nicea ini dihadiri lebih dari 1000 Kepala Gereja dari barat dan Timur, dengan Sponsor dari Konstantine (kaisar ROMAWI penyembah DEWA MATAHARI) Yg menyetujui TRINITAS kira2 hanya 20%, dan yg menyetujui UNITARIAN (ke Esa-an) kira2 80% namun karena Consili ini adalah prakarsa Konstantin, maka yg 20% yg menang. Silahkan baca di berbagai versi literatur sejarah tentang Consili Nicea ya ^_^
~Konsep Trinitas, saya sebutkan 1 per 1 ya Tuhannya : yaitu Allah = Tuhan Bapa, Jesus = Tuhan Putera, Roh Kudus = Tuhan Bijak/Iman…., Allah adalah yg Maha Kuasa, Jesus juga Maha Kuasa, Roh Kudus juga Maha Kuasa, Allah itu sebuah Pribadi, Jesus sebuah Pribadi, Roh Kudus juga sebuah Pribadi, mereka ada Satu, Dua, Tiga tapi 1 kesepakatan. 3 Oknum namun 1 Entitas. Lho, apakah Nabi Ibrahim, Musa, Samuel, Daniel, Noah, Jonas, Johannes, Yacob, Josef mengajarkan ajaran ini???????????
~Berarti ada penyelewengan ajaran, seharusnya ajaran Nabi itu Konsisten!!!! betul tidak???? Nanti para Nabi dan Rasul di hadapan Allah akan berbaris dan bersaksi “TIADA TUHAN SELAIN ALLAH” dan kami Muslim ada di barisan itu ^_^
~Dalam Konsep TRINITAS, tidak ada yang ESA, Absolute, Tunggal di sini. Tak ada lagi Tuhan yg Maha Abadi dan Kekal (karena Jesus wafat di salib), Tak ada lagi Tuhan yang Maha mengatur alam Semesta (karena Tuhan telah turun ke Bumi), Tak ada lagi Tuhan yg Maha Suci (karena Tuhan makan, minum, berdarah, berkeringat dll), Tak ada lagi Tuhan yang Maha Melihat (karena Jesus Tidur), Tak ada lagi Tuhan yang Maha Kuasa (Karena Tuhan sudah ber Inkarnasi ke Jesus dan menjadi tidak Maha Kuasa lagi) Daaaaaaaan Lain Lain, ow ow ow, Rapuh, hancur lebur Konsep Trinitas ini, ckckckck. Tuhan itu Maha memiliki kerajaan Langit dan Bumi, dan menjaga keselarasan dan harmoni semesta, maka di sini karena Tuhan tak lagi Maha Kuasa, tentunya alam semesta akan kacau. hehehe
~Waspadalah dulu IBLIS berkata “Aku akan menyesatkan Umat Manusia agar tak lagi menyembahmu, tak lagi memurnikan Ke ESA-anmu!!!” dan terbukti! Christianity sudah berada dalam misi semacam ini

Orang-orang yang berjuang di jalan Allah akan mendapatkan pahala dan balasan yang setimpal dari Allah SWT.
“Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik." (Al Imran 3;195)
“Inikah Tanda-tanda Kebesaran (Keberadaan) Allah?”
Semoga Hidayah Kebenaran Islam dari Allah SWT selalu bersama Anda.
Dan jika ada kesalahan tulisan..itu kesalahan saya sebagai Manusia Biasa.
“Katakanlah: "Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat". (Saba 34;50)
May Allah Bless Us/You (MABU)!!!

Bersambung Ke...JILID 50 Hal 291-296